Jumat, 28 Februari 2014

Kisah seorang gadis yang sangat baik hati

Karya : Wiska.L

Suatu hari, ada seorang gadis yang bernama cassie dia pergi ke mall bersama temannya yaitu shalsa, seorang gadis itu sedang menunggu temannya yang satu lagi yang bernama tika. ketika sudah di tunggu-tunggu ternyata si tika nggak juga datang-datang, sudah beberapa jam ditunggu ternyata hari hujan, si cassie sama shalsa terkurung di mall. dan mereka pun menunggu sampai hujan pun reda, setelah hujan reda mereka pulang kerumah, setelah sampai dirumah si cassie lagi smsan sama seseorang yaitu jou. setelah sekian lamanya smsan akhirnya si jou nembak si cassie dan ternyata beberapa jam kemudian akhirnya mereka jadian.

Pada hari jadian yang ke 3 bulan si jou tambah keren dan si cassie pun tambah sayang sama si jou, pada saat itu pas hari sabtu tepatnya malam minggu si jou lagi telponan sama si cassie, waktu itu mereka udah lama nggak ketemuan karena si cassie liburan ke kampung halamannya. dan si jou pun menanyakan kabar si cassie, begitu juga si cassie mananyakan kabar si jou, apakah si jou baik-baik saja (fikir si cassie). beberapa hari kemudian si cessie pun pulang kerumahnya, dan si cassie pun menggasih tau si jou, sangkin kangen nya si jou pun pergi menghampiri pacarnya tepatnya di rumah cassie.

Hari-hari telah berlalu, pada saat itu si jou marah kepada cassie, padahal cassie nggak ada berbuat salah kepada jou, tapi mau diapain lagi? cassie memang selalu salah dimata jou (kata hati cassie). jou itu nggak tau sebenarnya perasaan cassie tu gimana kalau jou itu marah sama cassie. cassie tau kalau memang selalu salah di mata jou dan cassie ini nggak ada benarnya. cassie pun membuat kata-kata di buku harian nya yaitu "Dulu kamu selalu membuat aku tersenyum, tapi kenapa sekarang semua itu harus dibayar dengan tetesan air mata".

Dan mereka pun sering bertengkar karena masalah sepele, karena masalah sepele itu mereka akhirnya bubar dan cassie sama jou pun tidak berhubungan lagi, hanya sebatas teman. tetapi di hati cassie jou tatap kekasih yang sangat di sayanginya, walaupun mereka hanya sebatas teman, pada saat itu jou mengakui kesalahan nya karena dia terlalu egois dan mementingkan dirinya sendiri.

Pada saat itu hari ulang tahun jou, dan cassie merencanakan sesuatu untuk jou, cassie mau ngasih surprise sama jou, tanpa sepengetahuan jou, cassie bersekongkol sama keluarga jou untuk ngasih surprise terhadap jou, pada saat itu hari sabtu tepatnya malam minggu pada jam 00.00 kami langsung ngasih surprise sama jou, dan jou pun terkejut, jou pun senang karena cassie ngasih surprise sama dia, walau sekarang mereka hanya sebatas teman.

Rabu, 19 Februari 2014

Pendidikan Karakter

1. Mendidik Anak Sopan Santun
2. Bukan kegagalan yang membuat kehidupan seseorang terpuruk. Yang menyebabkan kehidupan seseoarang terpuruk
3. Jika seseorang tidak berdamai dengan dirinya sendiri, kelak ia akan menganggap dirinya adalah musuh setiap orang
4. Respon yang benar memang tidak selalu menyelesaikan masalah, tetapi setidaknya dapat membuat kita belajar sesuatu yang berharga.
5. Impian besar tanpa karakter yang kuat hanya akan membuat cerita hidup seseorang berakhir dengan buruk.
6. Banyak hal yang bisa menjatuhkan kita. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkan kita adalah sikap kita sendiri.
7. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kita tidak dapat melangkah dengan baik.
8. Dengan kata "tolong" dan "terima kasih" maka kita akan menciptakan suatu lingkungan yang hangat dan penuh cinta.
9. Dalam sebuah perjalanan hidup, cita-cita terbesar adalah menuju kesempurnaan.
10. Jika ingin dihargai, hargai diri kita terlebih dahulu. Termasuk saat ada orang yang tidak menghargai kita.
11. Kesabaran kunci kesuksesan/
12. Dalam mengatasi berbagai masalah hendaknya berhati-hati, cermat, namun jangan berpikiran sempit, pandanglah dari berbagai sudut pandang.
13. Orang yang dapat memanfaatkan waktunya dengan baik, pasti bisa menguasai arah tujuan yang ingin dicapai.
14. Menghargai dan merasa senang atas keberhasilan orang lain berarti meningkatkan harkat diri sendiri.
15. Lakukan segala sesuatu dengan ikhlas dan teliti, sebelum kita menyesal karena banyak hal tak dapat diubah lagi.
16. Keberanian diperlukan untuk berdiri dan berbicara. Keberanian juga diperlukan untuk duduk dan mendengarkan.
17. Memperbaiki prilaku sendiri adalah untuk menolong diri sendiri, mampu mempengaruhi orang untuk berbuat baik adalah untuk menolong orang.
18. Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki kemungkinan yang tak terhingga.
19. Sedikit berbicara lebih baik dari pada banyak bebicara, akan lebih baik lagi jika hanya membicarakan hal yang baik-baik saja.
20. Pribadi yang baik bukan hanya pribadi yang berlaku baik, tetapi juga yang menghindari keadaan untuk diperlakukan dengan tidak baik.
21. Kesalahan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi awal dari kehidupan yang diubahkan, jika mau belajar dari pengalaman yang salah. 
22. Belajarlah dari masa lalu untuk memperoleh pelajaran hari ini dan gunakan pelajaran hari ini untuk hidup yang lebih baik di masa depan.
23. Saat kita benci dan iri melihat orang lain, sadarilah bahwa kita sebenarnya membenci kekurangan diri kita sendiri yang ada di orang lain.
24. Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan. 
25. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu terjadi karena persiapan, kerja keras & mau belajar dari kegagalan.

Sumber: Wiska.L

Fakta Anak Sekolah

1. liburan panjang kangen sama guru dan teman!
2. 1 orang teman kita gak masuk sekolah ._. kayanya sepi gitu.
3. asik deh kalo guru udah ngamuk"kan terus semua jadi pada diem  ._. hahaha
4. semuanya bisa jadi indah kalau kelas ribut :D *Ehh
5. yang naik kelas bahagia, yang tinggal kelas nangis -_-. Inget! Nangis ga ada gunanya, itu terlambat. yg membuat nilai rapot kan kita sendiri :’D
6. berikan yang terbaik terhadap sahabat kita, jangan sampai kita mengecewakannya ! (:
7. kenangan bersama sahabat akan selalu teringat, walaupun kita benci kepadanya (:
8. persahabatan di bangun oleh : rasa rela berkorban, kompak, kerja keras (:
9. masa lalu adalah kenangan yang adɑ di hidup kita yang akan selalu terekam di otak kita (:
10. guru paling killer pasti guru чɑпģ paling di inget deh;)
11. kalo mɑu ulangan males belajar, kalo udɑ ulangan dapet jelek nangis" nyesel :p12. masa-masa sekola adalah kenangan terindah di hidupku :(13. lagi liburan bilang kesel, kalo uda mɑu masuk memelas minta libur :$
14. biasanya orang yang pacaran di kelas suka salting kalau di kelas :$ :D
15. nyebelin deh kalo udah ada orang yang pelit buat ngasih contekan dan beribu” alasan kenapa gak ngasi tau. –oo-
16. awal” ulangan udah semangat , eh tiba” pas makin lama, bahan makin numpuk ==" jadi gak semangat lagi -__-
17. gila, pas kelas 7 ga pernanh mikir se-sedih ini. Tapi pas kelas 9 sedihnyaa aduhhh baru kerasa :'(
18. selama 3 tahun, setiap hari ketemu, sekarang harus pisah  ;( Gila sedihnya T^T
19. sedih senang kita lalui bersama skrang saatnya kita berpisah :(
20. perpisahan itu menyenangkan sekaligus sangat menyedihkan untuk selamanya :''')

Sumber: Wiska.L

Peran Pendidikan Tinggi untuk Masyarakat Kurang Mampu

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) sebagaimana sejarah berdirinya, salah satu misinya pada awalnya memang untuk memfasilitasi masyarakat di wilayah Banyumas (dalam arti luas) yang secara demografts dan geografis berciri dan bercorak agraris (petani dan pertanian). Berdasarkan lingkup kondisi riilnya, maka pola ilmiah pokok Unsoed juga diorientasikan pada peran dan pemerannya mendukung pengembangan pembangunan pedesaan berbasis sumber daya lokal.Oleh karenanya Unsoed dalam perkembangannya sangat diminati mengingat iklim geografis dan iklim akademisnya yang kondusif mendukung layanan optimalisasi proses belajar mengajar;

Pendidikan adalah Investasi masa depan, maka pendidikanpun tidak lepas dari kebutuhan finansial/dana dalam rangka mendukung tuntutan akan kualitas yang memiliki kompetensi dan kegayutan dengan tuntutan pasar. Era pendidikan sekarang yang tidak dapat pisah dengan era pendidikan global, kualitas harus merupakan jaminan luaran pendidikan.Telah banyak universitas luar negeri dan dalam negeri yang telah menawarkan program-program studi yang memberikan jaminan mutu atas luarannya. Hal ini memang sudah menjadi keharusan.

Tuntutan kualitas sudah menjadi hal yang seharusnya dan tidak dapat ditawar-tawar lagi. Lulusan suatu universitas akan dilihat kemampuannya yang adaptif, kualitatif dan marketable. Akan tetapi paratel dengan hal tersebut, biaya pendidikanpun mengikuti, luaran dengan jaminan mutu juga diringi dengan biaya pendidikan yang tinggi.

Pada kondisi semacam ini pendidikan Indonesia diposisikan dilematis. Disatu sisi untuk meningkatkan kualitas, disatu sisi masih berorientasi pemerataan dengan segala kendala anggaran pendidikan yang masih terbatas;

Realitas kondisi tersebut diperparah dengan dinamika dan fluktuasi moneter dan perekonomian negara yang berdampak pada kondisi perekonomian masyarakat. Daya beli sebagian besar masyarakat menurun dan biaya pendidikan meningkat.Kalau kondisi obyektif tidak segera disikapi tidak mungkin sejarah akan berulang (L'historie repete) bahwa yang dapat mengenyam pendidikan adalah kaum elit dan minoritas berduit. Pertanyaannya bagaimana dengan masyarakat yang tidak mampu?.

Topik yang diangkat Prof.Haryono Suyono yaitu Pendidikan untuk Masyarakat Kurang Mampu, adalah sangat tepat. Sesuai dengan fungsinya pada acara Variaty show "Arum Dalu" kerjasama Yayasan Damandiri dan TVRI Jawa Tengah, saya mengambil sub topik Peran Pendidikan Tinggi (Unsoed) untuk Masyarakat Kurang Mampu.

Pendidikan memang menjadi tanggungjawab bersama. Untuk jenjang pendidikan tinggi telah memilki konsep strategis menyikapi masyarakat yang kurang mampu untuk btsa mengenyam pendidikan di jenjang unive

rsrtas, akademi maupun politeknik dan jenjang lainnya. Masing-masing perguruan tinggi memiliki terobosan dalam menjaring dan memberikan dukungan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Secara umum dukungan tersebut adalah dengan memberikan beasiswa, pembebasan biaya belajar atau keringanan SPP. Banyak sumber beasiswa yang berasal dari berbagai yayasan yang peduli akan esensi pendidikan sebagai investasi masa depan. Di Unsoed sendiri terdapat lebih kurang 24 sumber pemberi Beasiswa; Salah satu yang dapat menjaga kesinambungan secara nyata dan dukungan tindak lanjutnya adalah beasiswa/bantuan SPP dari yayasan Damandiri. Peran kongkrit Unsoed dan beberapa perguruan tinggi yang lain untuk masyarakat kurang mampu adalah dengan mencanangkan beberapa program kerjasama dengan mitra peduli, diantaranya yang sudah rutin dilaksanakan antara lain:

Beasiswa Mengikuti Ujian Masuk (BMU),- .Program ini memberikan beasiswa kepada siswa SMU/SMK yang selama studinya memiliki prestasi tetapi secara ekonomi orang tuanya kurang mampu.Besamy bea siswa berkisar antara Rp.650.000 - Rp.750.000 per orang yang terinci: (1) Biaya Formulir dan foto Rp 150.000,- (2) Biaya Transport Rp 200.000 dan biaya hidup selama 2 hari (untuk mengikuti test) sebesar Rp 300.000. Jumlah penerima sebanyak 150 orang mahasiswa pertahunnya;

Beasiswa Tahun Pertama (BTP).- diberikan kepada para siswa penerima BMU yang diterima dan langsung diberikan dalam bentuk Bantuan Biaya Pendidikan (BPP) selama satu tahun (2 semester). dan besamya berbeda-beda tergantung pada masing-masing perguruan tinggi. Setelah tahun pertama, maka beasiswa selanjutnya diserahkan kepada kebijakan peprguruan tinggi masing-masing dengan mencari berbagai sumber-sumber beasiswa. Selain itu perguruan tinggi (Unsoed) juga memberikan bantuan datam bentuk pembebasan dan keringa SPP atau biaya pendidikan. Jumlah penerima per tahunnya di Unsoed berkisar 60-75 orang mahasiswa.

Sejak tahun 1999 Yayasan Damandiri telah menyalurkan Bantuan SPP dan Uang Pembinaan Keluarga Miskin bagi Mahasiswa Lulusan UMPTN. Rinciannya tahun 2000 Semester VIII berjumlah Rp.5.750.000 diperuntukkan 23 mahasiswa dari berbagai jurusan. Bantuan SPP terkait Program Pemberdayaan Keluarga di Lingkungan Kampus.tahun akademik 2002-2003 sebanyak Rp.79.000.000 untuk 79 mahasiswa masing-masing memperoleh Rp. 1 juta. Tahun akademik 2003/204 berjumlah Rp.100 juta untuk 100 mahasiswa masing-masing memperoleh Rp.1 juta. Diharapkan bantuan SPP Yayasan Damandiri dapat berlanjut yang berarti menjadi penyelamat ancaman dropout bagi mahasiswa yang memang membutuhkan dukungan untuk menyelesaikan studinya. Beasiswa Supersemar. Beasiswa dari Yayasan SUPERSEMAR bagi mahasiswa berprestasi, telah banyak membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studinya.

Beasiswa Transmigrasi: Beasiswa yang sangat khusus dan  spesifik ini merupakan kerjasama Unsoed dengan Denakertrans. Beasiswa diberikan kepada putra-putri transmigran yang memilfci kemampuan dan kemauan untuk mengikuti pendidikan tinggi. Bentuk kerjasamanya adalah Unsoed memberikan beasiswa dalam bentuk pembebasan biaya pendidikan selama menempuh studi, dan pihak Depnakertrans memberikan beasiswa dalam bentuk tunjangan hidup.
Sampai saat ini Unsoed tetah memberikan 64 orang mahasiswa
transmigrasi dan sudah meluluskan 21 orang sarjana dengan predikat
memuaskan.

Keringanan pendidikan  adalah kebijakan untuk memberikan keringanan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akan tetapi tidak mampu secara ekonomi. Bentuknya adalah keringanan 50 persen dari biaya pendidikan persemester yang harus ditanggung. Unsoed mencanangkan 2 persen dari jumlah mahasiswa terdaftar (Ik 22.000 mahasiswa), atau lebih kurang 400 mahasiswa. Selain berbagai beasiswa tersebut yang secara riil bentuk peran Unsoed/pendidikan untuk masyarakat kurang mampu, Unsoed juga memberikan beasiswa dan kebijakan lain yang secara kondisional sifatnya yaitu Beasiswa Aceh (akibat bencana Tsunami). Beasiswa ini diberikan kepada para mahasiswa asal Aceh yang menempuh studi di Unsoed bekerja sama dengan berbagai dinas/instansi seperti Dirjen Mobilitas Penduduk Depnakertrans, dari Gubernur Jawa Tengah, Bank Indonesia. Pada bentuk kerjasama ini Unsoed selalu memberikan kebijakan pembebasan SPP.  Hal serupa juga akan diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari daerah korban Gempa Yogyakarta-Jawa Tengah yang sampai saat ini masih dalam proses pendataan;

Diluar kebijakan pemberian beasiswa tersebut, sebagaimana esensi peran dan peranan pendidikan untuk masyarakat kurang mampu, Unsoed juga masih memberlakukan biaya pendidikan yang proporsional (masih murah). Untuk beberapa program studi yang ada di UNSOED, dengan mendasarkan pada raw-materials-nya yang umumnya berbasis pedesaan dengan kondisi ekonomi yang terbatas, Unsoed juga masih memfasilitasi dengan biaya pendidikan yang relatif masih terjangkau.

Untuk menghindari kesan "biaya murah dan murahan" dengan realitas kebutuhan pendidikan yang tinggi, selain menggunakan kebijakan silang dan substitusi, Unsoed juga terus berupaya menambat program-program kompetitif bergengsi seperti QUE, DUE, DUE-like, TPSDP dan program lain yang secara significan hasilnya memang terasakan sebagai faktor pendukung baik dalam peningkatan kualitas SDM maupun prasarana-sarana pendidikan sehingga Unsoed tetap dapat eksis berproses menuju kualitas dengan tetap memperhatikan kemampuan mahasiswa dan para calon mahasiswanya.

Sumber:  http://www.gemari.or.id/artikel/2257.shtml

Perkembangan Pendidikan Pada Masa Orde Baru

  Pendidikan adalah pilar utama berdirinya sebuah bangsa. Pada dasarnya pendidikan merupakan usaha untuk merancang masa depan umat manusia sebagai genarasi yang memajukan sebuah bangsa. Dalam konsep dan implentasi pendidikan harus memperhitungkan berbagai faktor. Konsep pendidikan harus disesuaikan dengan keinginan, ukuran, mental, budaya, sosial, ekonomi, dan politik sebuah kelompok masyarakat yang bersangkutan.
Demikian juga konsep pendidikan yang diterapkan di Indonesia yang tidak pernah lepas dari unsur politik dan kebijakan pemerintah. Kebijakan pemerintah orde baru , sebelum maupun setelahnya seringkali menganak tirikan pendidikan. Pendidikan mempunyai anggaran paling kecil dari dana APBD dan sistem pendidikan yang terpusat atau dengan istilah sentralilasi membuat kualitas pendidikan Indonesia semakin memburuk.

·  Kebijakan pada Masa Orde Baru

Yang lebih menyedihkan dari kebijakan pemerintahan orde baru terhadap pendidikan adalah sistem doktrinisasi. Yaitu sebuah sistem yang memaksakan paham-paham pemerintahan orde baru agar mengakar pada benak anak-anak. Bahkan dari sejak sekolah dasar sampai pada tingkat perguruan tinggi , diwajibkan untuk mengikuti penetaran P4 yang berisi tentang hapalan butir-butir Pancasila. Proses indoktrinisasi ini tidak hanya menanamkan paham-paham orde baru, tetapi juga sistem pendidikan masa orde baru yang menolak segala bentuk budaya asing, baik itu yang mempunyai nilai baik ataupun mempunyai nilai buruk. Paham orde baru yang membuat kita takut untuk melangkah lebih maju.


·  Pendidikan pada Masa Orde Baru

Dengan demikian, pendidikan pada masa orde baru bukan untuk meningkatkan taraf kehidupan rakyat, apalagi untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia, tetapi malah mengutamakan orientasi politik agar semua rakyat itu selalu patuh pada setiap kebijakan pemerintah. Bahwa putusan pemerintah adalah putusan yang adiluhung yang tidak boleh dilanggar. Itulah doktrin orde baru pada sistem pendidikan kita.

Indoktrinisasi pada masa kekuasan Soeharto ditanamkan dari jenjang sekolah dasar sampai pada tingkat pendidikan tinggi, pendidikan yang seharusnya mempunyai kebebasan dalam pemikiran. Pada masa itu, pendidikan diarahkan pada pengembangan militerisme yang militan sesuai dengan tuntutan kehidupan suasana perang dingin . Semua serba kaku dan berjalan dalam sistem yang otoriter.

Ahkirnya, kebijakan pendidikan pada masa orde baru mengarah pada penyeragaman. Baik cara berpakaian maupun dalam segi pemikiran. Hal ini menyebabkan generasi bangsa kita adalah generasi yang mandul. Maksudnya, miskin ide dan takut terkena sanksi dari pemerintah karena semua tindakan bisa-bisa dianggap subversif. Tindakan dan kebijakan pemerintah orde baru-lah yang paling benar. Semua wadah-wadah organisasi baik yang tunggal maupun yang majemuk, dibentuk pada budaya homogen. Bahkan partai politik pun dibatasi. Hanya tiga partai yang berhak mengikuti Pemilu. Bukankah kebijakan ini sudah melanggar undang-undang dasar 45 yang menjadi dasar dari berdirinya negara ini?


·  Dampak yang Ditimbulkan

Namun pada waktu itu tak ada yang berani bicara. Pada masa itu tidak ada lagi perbedaan pendapat sehingga melahirkan disiplin ilmu yang semu dan melairkan generasi yang latah dan penakut. Pada masa pemerintahan orde baru pertumbuhan ekonomi tidak berakar pada ekonomi rakyat dan sumber daya domestik, melainkan bergantung pada utang luar negeri sehingga menghasilakan sistem pendidikan yang tidak peka terhadap daya saing dan tidak produktif.

Pendidikan tidak mempunyai akuntabilitas sosial karena masyarakat tidak diikutsertakan dalam merancang sistem pendidikan karena semua serba terpusat. Dengan demikian, pendidikan pada masa itu mengingkari pluralisme masyarakat sehingga sikap teloransi semakin berkurang, yang ada adalah sikap egoisme.

Sebagai akibat dari kebijakan pemerintah tersebut, pendidikan yang maju hanya di pulau Jawa sementara di daerah lain sistem pendidikannya kurang maju karena kurangnya keberterimaan masyarakat terhadap sistem pendidikan. Akhirnya, penerapan pendidikan tidak diarahkan pada kualitas melainkan pada kuantitas. Hal ini menimbulkan peningkatan pengangguran dari berbagai jenjang. Banyak lulusan, tetapi tidak punya pekerjaan. Pada masa itu akuntabilitas pendidikan masih sangat rendah.



Sumber : HAR Tilaar, 2000, Paradigma baru Pendidikan Nasional, Jakarta : Rineka Cipta

Motivasi Belajar Adalah Kunci Sukses

   Motivasi belajar sangat penting dalam pengembangan diri, sebab pengembangan diri adalah belajar, belajar adalah pengembangan diri. Jika Anda ingin lebih sukses dibanding pencapaian Anda saat ini, kuncinya ialah jangan pernah berhenti belajar. 
Hanya dengan belajarlah Anda akan berkembang dan menjadi lebih baik. Jadi untuk mengukur sejauh mana Anda bisa berkembang ialah dengan mengukur sejauh mana motivasi belajar Anda. Bagaimana meningkatkan motivasi untuk belajar?

Meningkatkan Motivasi Belajar

Mengenali Penghambat Motivasi Belajar

Kita harus mengenal terlebih dahulu, apa saja yang melemahkan motivasi belajar. Seringkali semua ini hanyalah mitos belaka. Suatu keyakinan negatif yang meracuni diri kita sehingga malas belajar atau tidak memiliki motivasi belajar. Berikut adalah beberapa mitos tersebut:
  1. Ah Teori!” Banyak orang yang tidak mau belajar karena mereka tidak suka teori. Menurut mereka teori tidak penting, yang penting adalah praktek. Betul, tidak salah sama sekali. Sehebat apa pun teori yang Anda miliki jika tidak diiringi praktek, maka semuanya akan percuma. Namun saat Anda langsung praktek, maka Anda tetap saja akan belajar, yaitu belajar pada pengalaman Anda sendiri. Anda mungkin akan mencoba-coba mencari yang benar. Belajar kepada pengalaman orang lain yang sudah lebih dulu sukses adalah untuk mengurangi coba-coba Anda, sehingga Anda akan lebih cepat untuk berhasil. Teori saja memang salah. Langsung praktek bisa sering salah. Teori ditambah praktek adalah yang terbaik. Belajarlah.
  2. Saya sudah tua, sulit untuk belajar. Tidak ada kata terlalu tua untuk belajar. Kesulitan belajar karena Anda sendiri yang menghentikan belajar sehingga pola pikir kita menjadi berubah, dari pola pikir belajar menjadi pola pikir yang tertutup. Saat kualiah saya melihat banyak dosen yang sudah senior masih tetap membeli buku dan belajar. Mereka sudah tua tetapi masih belajar karena mereka biasa belajar. Jika Anda merasa sulit belajar, biasakanlah belajar meskipun sedikit demi sedikit sampai Anda terbiasa lagi belajar.
  3. Tidak ada waktu. Jika Anda sudah membaca ebook saya Seni Mengelola Waktu, maka Anda tidak akan lagi mengatakan bahwa tidak ada waktu. Alasan tidak ada waktu hanya ilusi belaka. Semua orang memiliki waktu, tetapi mengapa orang lain bisa tetapi Anda tidak? Bukan waktu yang menjadi masalah, tetapi pilihan Anda. Apakah Anda mau memprioritaskan belajar atau tidak?

Apa Manfaat Belajar Buat Saya?

Setelah Anda memahami apa saja yang menjadi penghambat motivasi belajar kemudian menyingkirkan semua penghambat tersebut, maka langkah selanjutnya ialah Anda harus membangkitkan energi yang menggerakan Anda untuk belajar. Inilah yang menjadi motivasi belajar Anda.
Tanyakan pada diri Anda: “Apa manfaatnya jika saya belajar?”
Tadi sudah disebutkan diatas, belajar adalah pengembangan diri. Dengan belajar Anda akan menjadi lebih baik. Coba renungkan, apa yang Anda dapatkan jika:
  1. Anda bisa melakukan ibadah lebih baik?
  2. Anda bisa melakukan pekerjaan (jika Anda seorang karyawan) dengan cara lebih baik dan lebih berkualitas?
  3. Anda bisa memasarkan produk atau jasa Anda dengan lebih baik (jika Anda seorang penjual atau pebisnis)?
  4. Anda bisa mendidik anak dengan lebih baik?
  5. Dan masih banyak yang lainnya.
Jawaban pertanyaan-pertanyaan diatas adalah motivasi belajar Anda.
Apa pun yang Anda lakukan dengan lebih baik akan membawa kebaikan pada diri Anda. Anda hanya bisa melakukan sesuatu dengan cara lebih baik dengan cara belajar. Pengalaman? Tidak, meski Anda memiliki pengalaman puluhan tahun, Anda tidak akan bisa melakukan sesuatu dengan cara lebih baik jika Anda tidak mengambil hikmah (belajar) dari pengalaman sebelumnya. Kuncinya adalah belajar baik dari pengalaman sendiri maupun dari pengalaman orang lain. Pengalaman atau praktek orang lain dituliskan dan disusun secara sistematis, maka jadilah sebuah teori.
Oleh karena itu, silahkan renungkan apa saja manfaat jika Anda melakukan hal-hal diatas lebih baik. Baik dalam bidang agama, pekerjaan, pendidikan, bisnis, dan apa pun yang Anda lakukan dengan lebih baik, maka semuanya akan kembali kepada Anda. Anda akan menjadi lebih baik.

Belajar Adalah Kunci Keluar Dari Masalah

Satu lagi agar Anda memiliki motivasi belajar yang tinggi adalah kesadaran bahwa kemauan belajar Anda adalah kunci agar Anda bisa keluar dari masalah.
Saat Anda sedang menghadapi masalah berat, maka Anda harus belajar agar bisa mengatasi masalah berat tersebut. Jika Anda melihat sebuah masalah sangat besar, penyebabnya karena diri Anda begitu kecil. Artinya mental Anda ciut, kemampuan Anda yang minim, wawasan yang sempit, dan keterampilan yang rendah. Artinya Anda harus memperbesar diri Anda sehingga masalah tidak lagi terlihat besar. Caranya adalah dengan belajar. Yup, tidak ada cara lain. Bukan mengeluh, bukan menyalahkan orang lain, dan bukan pula penyalahkan lingkungan.
Saya rasa manfaat kebaikan bagi diri Anda dan juga kemampuan Anda menghadapi semua masalah adalah sudah sangat cukup menjadi motivasi untuk belajar dan tetap belajar. Termasuk, saat motivasi belajar anak Anda kurang, maka Anda harus belajar bagaimana cara memotivasi anak.
Tetaplah memiliki motivasi belajar!

Sumber:  http://marketingalitishom.com/news/30/Belajar-Adalah-Kunci-Sukses

Belajar Dari Kesalahan


 Bagaimana belajar dari kesalahan?Tidak ada orang yang suka berbuat kesalahan. Namun jika anda ingin melewati hidup dengan baik, maka tidak ada jaminan bagi anda untuk tidak melakukan kesalahan. Jika anda dapat belajar dari kesalahan dengan tepat, maka anda akan mendapatkan bahan bakar baru untuk maju kedepan.
Anda harus menyadari bahwa kesalahan adalah bagian yang penting dalam pengembangan diri. Jangan termenung terus dengan rasa bersalah dan penyesalan, pelajari bagaimana anda dapat belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut.

1. Minta Maaf dengan Tulus dan Sungguh-sungguh

Jika anda telah melakukan kesalahan yang menyakiti/membahayakan orang lain, sangat penting bagi anda untuk segera meminta maaf dengan sungguh-sungguh. Pastikan bahwa itu adalah betul-betul suatu kecelakaan yang tidak akan terulang. Permintaan maaf yang baik akan mengembalikan tingkat kepercayaan orang tersebut pada anda.
Sebaliknya, jika anda tidak meminta maaf, maka kemungkinan besar orang tersebut akan menyerang anda.
Akan sangat efektif jika anda meminta maaf secara pribadi dibandingkan lewat surat atau email. Namun, begitu anda telah mendapatkan maaf, jangan sampai melakukan kesalahan yang sama lagi, karena itu adalah suatu kekonyolan dan sangat menjengkelkan. Segera perbaiki tindakan-tindakan anda.

2. Jangan Menjadi Seorang Yang ’Perfectionist’

Jika anda menjalani hidup dengan ketakutan untuk melakukan kesalahan, maka anda akan menghabiskan hidup anda dengan tidak melakukan apa-apa. Bukan masalah jika anda melakukan kesalahan, karena sekali lagi itu adalah bagian penting dari hidup agar anda terus maju. Semakin banyak tanggung jawab yang anda pikul, kemungkinan anda melakukan kesalahan pun semakin sering.
Jika anda selalu ingin merasa semuanya sempurna, selalu ingin menghindari kesalahan-kesalahan sekecil apapun, hal itu lama kelamaan akan membentengi diri anda secara psikologi dan anda menjadi tidak berani dalam mengambil resiko.

3. Jangan Membuang Waktu Dengan Mencari Pembenaran

Kita manusia mempunyai sifat alami untuk mencari pembenaran atas kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Ketika kita melakukan kesalahan, rata-rata reaksi pertama kita adalah menyalahkan orang lain.
Ya, saya telah menabrak mobil di depan saya, tapi itu adalah karena teman saya yang selalu mengajak saya bergosip sehingga konsentrasi saya terpecah…”
”Saya tidak dapat menyelesaikan tugas sesuai jadwal karena komputer saya mengalami gangguan …”
Perlu anda ketahui, ketika kesalahan telah dibuat, atasan anda sama sekali tidak tertarik dengan pembenaran-pembenaran yang anda buat. Kita mencari pembenaran karena ego kita yang tinggi. Kadang-kadang, hal terbaik yang perlu diucapkan, sangat sederhana : ”Ya, saya telah melakukan kesalahan.”

4. Pahami Mengapa Kesalahan Tersebut Dapat Terjadi

Kesalahan-kesalahan dapat terjadi karena berbagai macam kesalahan. Untuk mencegah terjadinya kesalahan yang sama dua kali, anda harus memahami akar permasalahannya.
Sebagai contoh, anda seringkali berbicara dengan nada cepat dan marah, sering anda mengeluarkan kata-kata yang kurang baik. Anda harus mencari tahu apa yang menyebabkan anda marah pada saat itu. Mungkin anda merasa sangat lelah atau kepala anda sedang sakit. Jika anda melakukan kesalahan karena anda begitu lelahnya, cobalah untuk tidak tidur sampai larut malam. Jika anda merasa stress, carilah jalan untuk membuat anda relax.

5. Hindari Mengulang Kesalahan Yang Sama

Anda harus menghindari perasaan bersalah yang terus menerus karena telah berbuat kesalahan, namun pada saat yang sama, anda harus mencari jalan pemecahan dan melakukan tindakan perbaikan. Jika anda mengulang kesalahan yang sama, hal tersebut menunjukkan bahwa anda tidak mengalami suatu kemajuan dan menyebabkan kerugian/penderitaan yang berulang.
Seringkali kesalahan disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan yang buruk. Untuk mencegah kesalahan yang sama berulang, anda harus menghapuskan kebiasaan buruk tersebut. Hal ini memang tidak mudah dan membutuhkan usaha ekstra untuk merubah kebiasaan. Bagaimanapun, semakin cepat anda bisa merubah kebiasaan buruk tersebut, semakin cepat anda menghindari melakukan kesalahan yang sama.

6. Kesalahan Adalah Kesempatan Untuk Belajar

Dari kesalahan-kesalahan yang telah anda buat, tentu saja anda akan semakin berkembang dan bijak. Kesalahan-kesalahan, dalam hubungannya dengan keberanian mengambil resiko, merupakan sesuatu yang krusial untuk kesuksesan anda. Hal yang terpenting adalah melihat kesalahan sebagai batu loncatan untuk mencapai sesuatu yang lebih tinggi dan kehidupan yang lebih baik.

Sumber:  http://www.akuinginsukses.com/bagaimana-belajar-dari-kesalahan/

Kamis, 13 Februari 2014

Sejarah Pendidikan di Indonesia Masa Pra-Aksara

http://www.tarpits.org/sites/all/themes/tarpits/images/timeline/09-prehistory-a.jpg

 Sebelum kedatangan nenek moyang bangsa Indonesia dari dataran tinggi Yu-nan di Tiongkok Selatan ke kepulauan Nusantara; kepulauan ini sudah ada yang menempati lebih dulu. Kemungkinan besar dari golongan bangsa Papua Melane-soide yang berkebudayaan Epi Palaeolithis (Mesolithis). Ketika nenek moyang Indonesia yang pertama tiba dan menetap di sini yaitu bangsa Proto Melayu (2000-1500 SM) terjadilah asimilasi dengan penduduk “asli” tersebut. Kedatangan bangsa Proto Melayu yang berkebudayaan Neolithis disusul oleh kedatangan bangsa Deutro Melayu yang berkebudayaan logam (perunggu-besi) pada kurang lebih tahun 500-300 SM. Kedatangan imigran-imigran dari daratan Asia Tenggara itu meningkatkan kuantitas dan kualitas kebudayaan di Nusantara.

 Kehidupan pada jaman pra-aksara sangat dipengaruhi oleh kepercayaan orang terhadap adanya roh dan kekuatan gaib (  baik yang ada pada manusia, binatang, tanaman maupun benda lainnya). Seorang pemimpin atau kepala suku yang meninggal, rohnya dipercaya masih dapat memberikan bantuan atau pertolongan kepada warganya. Pendirian menhir (tiang batu) merupakan wujud penghormatan kepadanya. Kepercayaan dan pemujaan terhadap roh leluhur serta kepercayaan terhadap adanya suatu kehidupan sesudah mati menimbulkan suatu tradisi atau budaya yang lazim disebut budaya megalith (R.Soekmono:1988;78). Akar kebudayaan ini tumbuh pada jaman Neolitihkum (masa Bercocok Tanam) dan berkembang pada jaman Perunggu-Besi (masa Perundagian). Segala kegiatan yang dilakukan orang pada jaman itu tidak lepas dari kepercayaan tersebut.

 Pada jaman Neolithikum orang tidak lagi hidup mengembara. Mereka hidup menetap karena telah mengenal cara bercocok tanam dan juga beternak beberapa jenis binatang. Perubahan cara hidup ini oleh para ahli disebut revolusi dalam kebudayaan manusia. Perubahan yang mendasar itu membawa akibat yang besar terhadap kemajuan kehidupan manusia. Manusia mulai terikat pada tanahnya tempat ia tinggal. Terbentuklah komunitas-komunitas yang menempati daerah tertentu yang sekarang dikenal sebagai desa. Sebagai persekutuan hidup maka warga desa dalam mengerjakan segala sesuatu selalu bersama-sama, misalnya dalam menggarap tanah pertanian, ladang, sawah), mendirikan rumah, membuat perahu, menjaga dan memelihara desa, membuka hutan dan sebagainya, yang sekarang dikenal dengan istilah bekerja secara gotong-royong atau berholopis kuntul baris.

 Masyarakat desa waktu itu belum mengenal perbedaan kelas. Pemimpin dipilih oleh warga desa atas dasar  primus inter pares yakni yang dapat menunjuk-kan keunggulannya di antara sesama warga desa. Hubungan antara pemimpin desa dengan warganya berdasarkan kekeluargaan. Pemimpin desa disebut rama ni dusun (bapak pemimpin desa), sedangkan warga desa disebut  anak wanua (wanua=dusun) atau anak thani. Jadi hubungan antara pemimpin dengan yang dipimpin seperti hubungan antara ayah dengan anak-anaknya.
Hidup bersama memerlukan aturan-aturan yang harus ditaati bersama agar terwujud kehidupan yang harmonis dan teratur. Dengan demikian desa juga merupakan persekutuan hukum. Aturan kehidupan itulah yang kini dikenal sebagai hukum adat. Siapa pun yang melanggar akan terkena sanksi.
Pada jaman Neolithikum kemungkinan besar orang sudah mengenal seni baik seni lukis, seni pahat maupun seni tari. Mereka juga sudah dapat membuat barang-barang dari tanah liat (gerabah) dan membuat pakaian dari kulit kayu. Kemungkinan besar juga mereka sudah memiliki keterampilan membuat perahu bercadik (bersa-yap). Menurut Hornell, seorang sarjana yang menyelidiki jenis-jenis perahu di Nusantara dan negara-negara di sekitarnya telah mengambil kesimpulan bahwa perahu bercadik adalah perahu yang menjadi milik khusus bangsa Indonesia (R. Soekmono; 80).

 Pada jaman Perunggu-Besi (Perundagian) orang telah dapat melebur bijih logam dan kemudian membuatnya menjadi berbagai peralatan hidup. Orang yang ahli membuat barang-barang dari logam sangat dihormati. Mereka ini disebut empu atau pandai besi ( bahasa Jawa: pandewesi). Beberapa monumen megalith seperti yang dijumpai di Pasemah (Sumatra Selatan) menunjukkan bermacam-macam benda logam seperti genderang perang (nekara perunggu), helm (pelindung kepala), pedang, golok, perisai, kelat bahu dan sebagainya. Kecakapan nenek moyang Indonesia pada waktu itu tidak hanya terbatas pada membuat barang-barang dari logam melainkan seperti yang dikemukakan oleh J.L.A. Brandes bahwa kebudayaan Indonesia sebelum dipengaruhi oleh kebudayaan India sudah cukup tinggi. Ada sepuluh unsur kebudayaan Indonesia asli menurut J.L.A. Brandes, yakni : wayang, gamelan, tembang (metrum), membatik, mengerjakan logam, sistem mata uang, pelayaran, astronomi, pengairan sawah (irigasi) dan pemerintahan yang teratur (Ayatrohaedi: 1986; 224).

 Kebudayaan Indonesia yang meningkat dari jaman Neolithikum ke jaman Perunggu-Besi sudah barang tentu karena pendukungnya melakukan kegiatan pendidikan.  Pada jaman itu huruf belum dikenal orang. Oleh karena itu kemungkin-an besar orang mengajar dan belajar secara lisan dan dengan cara meniru terlebih dulu. Dengan demikian kemampuan mengingat dan menghafal sangat diutamakan. Mantera-mantera atau do’a pada jaman pra-aksara sangat penting karena setiap akan melakukan kegiatan baik perseorangan maupun bersama-sama selalu disertai dengan upacara berupa perilaku, do’a dan sesaji tertentu tergantung jenis kegiatan- nya.

 Pendidikan mula-mula dilakukan dalam keluarga. Anak laki-laki memperoleh pengetahuan dan ketrampilan serta tata perilaku dari ayahnya, sebaliknya anak perempuan dididik oleh ibunya. Pendidikan dalam keluarga berlangsung dengan cara pembiasaan. Selanjutnya seorang anak mungkin mendapat kesempatan untuk belajar pada orang lain, kepada seorang guru atau empu. Untuk itu ia harus tinggal beberapa waktu di rumah gurunya dan mentaati semua perintah dan ajaran sang guru.

 Mengingat ikatan antar warga masyarakat masih sangat erat dan kuat maka pendidikan yang dilakukan pada waktu itu bertujuan membentuk warga yang pandai dan terampil dalam pengetahuan tertentu (baik yang lahiriah maupun yang bati-niah), warga yang menghormati dan taat pada hukum (adat-istiadat), warga yang menghormati para leluhur, orang tua dan guru, serta warga yang memiliki semangat gotong-royong ( I. Djumhur dan H.Danasuparta: 1976; 105). 

Sumber : http://www.infosejarah.net/sejarah-indonesia/prasejarah/sejarah-pendidikan-di-indonesia-masa-pra-aksara.html

Pengaruh Dunia Maya bagi Kehidupan

 Dunia maya  adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.
Banyak orang mengartikan dunia maya atau jagat maya dengan internet ataupun sebaliknya. Tetapi menurut saya dunia maya dengan internet itu sesuatu yang berbeda. 


 Dunia Maya/Jagat Maya menurut Kamus Bahasa Indonesia Online

Jagat Maya = dunia khayal,
Maya = hanya tampaknya ada, tetapi nyatanya tidak ada; hanya ada di angan-angan; khayalan
Pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi infomasi yang berlangsung pada dunia luar ikut mendapat dampak dari hal tersebut berdasarkan data yang kami peroleh.
  Di kota- kota besar setidaknya telah ada lebih dari 10 warnet yang berlokasi di sekitar kota dan telah banyak remaja yang menggunakan handphone dengan layanan GPRS namun sebagian dari mereka memiliki warung internet.
Pada dasarnya sudah banyak remaja yang menggunakan handphone dengan layanan GPRS, sehingga mereka dapat mengakses internet melalui handphone mereka kapanpun mereka inginkan. Dalam kondisi ini kami telah mencoba melihat lingkungan sekolah maupun masyarakat, ternyata mereka mengakui adanya teknologi seperti ini sangat menyenangkan bagi mereka. Karena mereka dapat mengakses internet dimanpun mereka mau. Sayangnya, kami sadari, adanya pelanggaran remaja (pelajar) terhadap peraturan sekolah untuk tidak mengaktifkan handphone selama kegiatan belajar mengajar berlangsung karena ketertarikan yang telah menggerogoti mereka. Para remaja mengakui seringnya lupa waktu, karena hal itu pada beberapa remaja yang lain mengakui warung internet adalah tempat yang lebih menyenangkan dan lebih menarik untuk mengakses internet.


  Alasan yang teman-teman kami kemukakan relatif sama, biaya yang mereka keluarkan akan terasa lebih ringan dari pada harus menggunakan handphone yang menghabiskan pulsa, selain itu layanan di warnet, lebih baik karena mereka dapat mengakses data lebih luas dan lebih leluasa, mereka mengungkapkan bukan sekedar leluasa dalam hal pengaksesan. Namun juga dengan leluasa dapat keluar rumah memilih warung internet yang mereka sukai. Bahkan secara leluasa memilih teman selama mengakses internet. Karena hal itulah kami berpendapat remaja di kota-kota besar mulai mengalami sikap modernisasi, di satu sisi mereka menginginkan kebabasan, namun di sisi lain mereka takut akan tanggun jawab yang mengiringi kebebasan itu.

Mereka mengaku lebih tertarik mengakses internet di luar rumah karena tidak akan mendapatkan pertanyaan – pertanyaan menyelidiki dari orang tua mereka, seperti, untuk apa kamu mengakses situs itu? Apa kegunaannya bagi kamu? dan berbagai pendapat orang tua yang mereka rasa perintah.

Pada dasarnya setiap remaja mengaku merasa kekhawatiran namun mereka menyatakan tidak terpengaruh dalam hal intensitas mereka mengakses internet, mereka tetap mengakses internet seperti kebiasaan mereka entah itu 1 minggu 3 kali, 1 minggu 5 kali, setiap hari, atau yang hanya memanfaatkan waktu luang saja, yang berbeda hanyalah kewaspaan mereka dalam hal mengungkapkan kalimat di internet ataupun tindakan – tindakan lainnya.
Pastinya mereka mengaku lebih behati – hati. Ternyata dalam hal ini ada responden kami yang pernah mengalami konflik karena situs pertemanan facebook, dia mengaku pernah mempunyai masalah dengan teman facebooknya, namun untungnya hal itu tidak berkepanjangan, dikarenakan ketika masalah itu mulai muncul, dia langsung mencoba membicarakannya secara baik – baik kepada pihak yang bersangkutan di dunia nyata, hal ini menunjukkan tidak selamanya internet menimbulkan konflik, namun di sisi lain internet juga dapat memberikan pendewasaan sikap remaja yang sedang mengalami masa transisi dalam menghadapi masalah, bagaiman mereka meredam emosi ketika mendapati sebuah masalah di internet, memikirkan secara baik solusi terhadap masalah tersebut, hingga menemui orang yang bersangkutan untuk memecahkan masalah bersama, hal ini tentu menggambarkan proses yang sangat baik akan terjadi pada remaja, sekalipun hal tersebut masih tergantung pada sikap tempraman yang ada pada individu remaja tersebut. Selanjutnya penelitian kami lebih lanjut lagi menemukan bahwa :
Namun mengenai perubahan kehidupan yang dialami remaja di Pamekasan. Kami menemukan bahwa :
Remaja Pamekasan pada umumnya merasakan perubahan yang terjadi pada kehidupannya setelah mengenal internet.
  Pada umumnya perubahan yang mereka rasakan adalah mereka lebih tahu tentang informasi terbaru sehingga dapat menambah pengetahuan mereka, dalam menyelesaikan tugas lebih mudah. Dan mereka merasakan hidup lebih menyenangkan dengan internet, ada pula yang mengungkapkan beberapa responden mengaku lebih suka membaca informasi dari internet dari pada harus membaca buku, berbagai perubahan yang terjadi diakibatkan perkembangan internet tersebut tentunya tidak lepas dari perubahan pada hubungan mereka pada orang tuannya, diantara perubahan yang terjadi dan dapat mempengaruhi hubungan orang tua dengan remaja adalah, puberitas, penalaran logis yang berkembang, pemikiran idealis yang meningkat, dan pergaulan menuju kebebasan. Biasanya konflik yang terjadi antara remaja dengan orang tua hanya berkisar masalah kehidupan sehari – hari seperti jam pulang kerumah yang jarang menimbulkan dilema utama.
Ternyata tindakan orang tua terhadap perilaku perubahan anak mempengaruhi intensitas perubahan mereka.


 Karena beberapa remaja juga mengeluhkan cara – cara orang tua memperlakukan mereka yang otoriter, atau sikap – sikap orang tua yang terlalu kaku atau tidak memahami kepentingan remaja. Akhir – akhir ini banyak orang tua maupun pendidik yang merasa khawatir bahwa anak – anak mereka, terutama remaja mengalami degradasi moral. Sementara remaja sendiri juga sering dihadapkan pada dilema – dilema moral, sehingga remaja merasa bingung terhadap keputusan – keputusan moral yang harus diambilnya, walaupun di dalam keluarga mereka sudah ditanamkan nilai – niali, tetapi remaja akan merasa bingung ketika menghadapi kenyataan ternyata nilai – nilai tersebut sangat berbeda dengan nilai – nilai yang dihadapi bersama teman – temannya maupun dilingkungan yang berbeda. Pengawasan terhadap tingkah lalu oleh orang dewasa sudah sulit dilakukan terhadap remaja karena lingkungan remaja sudah sangat luas, sehingga pengasahan terhadap hati nurani sebagai pengendali internal perilaku remaja menjadi sangat penting, agar remaja bisa mengendalikan perilakunya sendiri ketika tidak ada orang tua maupun guru dan segera menyadari serta memperbaiki diri ketika dia berbuat salah.


Dampak Positif Penggunaan Internet
1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.


Dampak Negatif Penggunaan Internet

1. Penipuan. Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
2. Carding. Karena sifatnya yang real time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
3. Perjudian. Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
4. Cyber-relational addiction adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata
5. Net gaming yaitu sejenis kecanduan prmainan game Online, berbelanja dan kegiatan jual beli melalui internet yang mengganggu pekerjaan dan atau mengakibatkan terjadinya utang.
6. Information overload. Karena menemukan informasi yang tidak habis-habisnya yang tersedia di internet, sejumlah orang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengumpulkan dan mengorganisir berbagai informasi yang ada.
Berdasarkan beberapa point-point perilaku dan dampaknya maka khususnya jika didalam lingkungan keluarga, dan sekolah diharapkan penggunaan internet dapat lebih bijak, walaupun tidak semua individu-individu dapat melakukannya.


Upaya Penencegahan Dampak Negatif Internet Terhadap Remaja Dari Sisi Pemerintah Dan Masyarakat

1. Mengontrol situs-situs Internet yang menyajikan informasi yang kurang mendidik bagi masyarakat. Situs porno dan kekerasan yang dapat merusak mental dan kepribadian anak-anak/remaja.
2. Pemakaian produk pihak lain secara legal, menghormati ide dan karya orang lain, membuat undang–undang HAKI (hak atas kekayaan intelektual), melakukan pengawasan terhadap hak cipta, hak paten, dan hak atas kekayaan intelektual lainnya untuk mencegah terjadinya pembajakan, plagiat, dan pemakaian melebihi lisensi.


Dari sisi Pemilik Situs, Network Administrator dan Pengguna

1. Sebaiknya menggunakan layanan security seperti https, sftp, SSH, dll dibandingkan dengan http, ftp, telnet, dan lain-lain. Penggunaan email seperti S/MIME atau PGP juga perlu.
2. Menggunakan layanan firewall, proxy, ACL (Access List) atau tools lain yang bisa memblok situs-situs yang tidak diinginkan. Beberapa tools untuk pemakaian individual yang sangat bagus adalah TVGuardian dan Weemote. TVGuardian “The Profanity Filter” – secara otomatis mendeteksi dan menyaring ungkapan atau kata-kata kotor dan kata-kata kasar lainnya sementara kita menonton pertunjukan film atau televisi.


Dari sisi Pengguna secara umum

1. Tidak terlibat dalam cyber crime (kejahatan Internet) dan menjadi pelakunya, seperti cracker, carder, phreaker, dan flooder.
2. Pengguna harus logout / sign out jika login pada sebuah situs dan tidak langsung menutupnya dengan cara mematikan browser.
3. Penggunaan password secara aman :
  a. Panjang password minimal 9 karakter.
  b. Password sebaiknya tidak berhubungan dengan data pribadi pengguna, misalnya : nama istri, nama kecil, dll.
  c. Tidak merupakan kata-kata yang ada dalam kamus (dictionary word).
  d. Secara teratur mengganti password dalam jangka waktu tertentu.
  e. Tidak menyimpan password pada browser.
4. Tidak secara sembarangan memasukkan alamat email terhadap situs-situs yang dikunjungi.
5. Pemakaian Internet Security ( antivirus, antispyware, antispam, dan lain-lain).


  Dari sisi Orang tua


1. Letakkan komputer di ruang keluarga atau ruangan yang sering dilewati umum (sebaiknya tidak di kamar tidur anak).
2. Batasi waktu pemakaian komputer untuk anak.
3. Orang tua harus terlibat dan menyediakan waktu dengan anak-anak pada saat mereka sedang online.
4. Pelajari sebanyak mungkin tentang komunitas online, mungkin saja anak-anak lebih mengetahuinya dibandingkan orang tua.
5. Cari tahu mengenai software-software pemblokiran dan penyaringan situs-situs tertentu serta implementasikan.


Contoh-contoh Penggunaan Internet pada Kehidupan sehari-hari

1. Pelajar dan mahasiswa yang hanya mengerjakan tugas kuliah, daftar ulang dan mencari informasi – informasi beasiswa, serta berita-berita terkini, mereka umumnya hanya menghabiskan waktu menggunakan internet sekitar 2-3 jam sehari.
2. Pelajar dan mahasiswa yang mengerjakan tugas kuliah, dll, dan melakukan komunikasi menggunakan media komunikasi (chatting) YM , facebook, blog, dll umumnya menghabiskan waktu menggunakan internet sekita 2-4 jam sehari.
3. Pelajar dan mahasiswa yang hanya bermain game online , facebook, dll umumnya menghabiskan waktu sekitar 10-24 jam sehari, walaupun itu menghabiskan seluruh waktunya tanpa sekolah dan kuliah.
4. Pelajar dan mahasiswa yang suka mengumpulkan informasi-informasi teknologi, comic-comic jepang dan menonton anime-anime terbaru, umumnya mereka menghabiskan waktu sekitar 1-4 jam sehari.
5. Pelajar dan mahasiswa yang mengakses situs-situs porno, umumnya mereka menghabiskan waktu paling lama 1 jam sehari.


Sumber :  http://ciptadestiara.wordpress.com/2013/05/17/pengaruh-dunia-maya-terhadap-kehidupan/

Dampak Positif Dan Negatif Dari Globalisasi

Dampak Positif Globalisasi

1. Keterbukaan Informasi
Globalisasi membuat akses terhadap informasi semakin terbuka lebar, masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi dari banyak media, seperti televisi, internet, sosial media, dan lain-lain. Ini membuat masyarakat semakin terbuka, cerdas dan berpikir kritis. Ini merupakan salah satu dampak positif yang ditimbulkan dari globalisasi terhadap bangsa Indonesia.

2. Komunikasi Semakin Mudah dan Cepat
Dulu mungkin orang tua kita membutuhkan waktu lama (berhari-hari) untuk berkomunikasi dengan temannya yang berada dinegara lain melalui media komunikasi konvensional surat menyurat. Tetapi saat ini era tersebut sudah usang, masyarakat lebih menyukai menggunakan media komunikasi yang murah dan cepat yaitu dengan telepon, internet dan sosial media.

3. Berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Dampak positif dari globalisasi lainnya adalah semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Globalisasi memungkinkan orang-orang yang pintar Indonesia menuntut ilmu diluar negeri seperti di Amerika Serikat dan Eropa. Dan jika sudah selesai diharapkan mereka-mereka itu bisa menerapkan dan mengaplikasikan ilmunya di Indonesia.

4. Perekonomian Indonesia Semakin Menggeliat
Globalisasi membuat laju perekonomian dinegeri ini semakin menggeliat. Hal tersebut bisa terlihat dari neraca perdagangan kita yang terbilang baik karena nilai ekspor dan impornya relatif seimbang. Selain itu, Indonesia juga selalu dilirik oleh dunia internasional sebagai tempat terbaik untuk berinvestasi terutama untuk sektor pertambangan, pertanian dan industri tekstil.

5. Meningkatnya Taraf Hidup Masyarakat

Dunia yang tanpa batas saat ini memungkinkan seseorang untuk berusaha meningkatkan taraf hidupnya dan juga keluarganya. Tidak sedikit warga negara kita yang bekerja diluar negeri untuk membiayai kebutuhan keluarganya didalam negeri. Meskipun demikian, sudah seharusnya era globalisasi ini diimbangi dengan manusia yang berpendidikan dan berkarakter.


Dampak Negatif Globalisasi


1. Informasi Tak Terkendali

Globalisasi tidak hanya memberikan berjuta manfaat untuk kita semua, melainkan juga terdapat dampak negatifnya, salah satunya adalah arus informasi yang tak terkendali. Tidak semua informasi itu baik untuk kita, ada juga informasi yang tidak baik dan tidak sesuai dengan kepribadiaan kita. Oleh karena itu, era globalisasi ini harus diimbangi dengan Spiritual Quotient.


2. Westernisasi (kebarat-baratan)

Dampak negatif globalisasi yang juga dirasakan oleh bangsa Indonesia saat ini adalah menjamurnya budaya barat. Jika hal itu baik maka boleh kita tiru, jika sebaliknya maka buanglah jauh-jauh. Kenyataannya saat ini banyak sekali budaya barat yang hype di Indonesia tetapi sebaliknya jarang sekali orang-orang yang mau melestarikan budaya asli Indonesia itu sendiri.


3. Sikap Individualiasme

Saat ini, kita memerlukan bantuan alat atau perangkat untuk mempermudah aktifitas kita dan kita merasa tak perlu lagi bantuan manusia. Hal ini yang menyebabkan manusia semakin individualistik, padahal hakikat manusia sebenarnya adalah mahluk sosial. Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan menyebabkan orang-orang cenderung individualistis.


4. Kesenjangan sosial semakin besar

Sudah menjadi rahasia bersama jika gap antara orang miskin dan orang kaya dinegeri ini sangat besar sekali. Satu sisi globalisasi membuka peluang untuk orang-orang yang berpendidikan, sedangkan disatu sisi lagi globalisasi membuat orang-orang kecil semakin sulit bertahan hidup. Ini yang menyebabkan kesenjangan sosial di Indonesia semakin lebar setiap tahunnya.


5. Pola Hidup Konsumtif

Dampak negatif dari globalisasi lainnya adalah meningkatnya konsumerisme dikalangan masyarakat Indonesia. Sifat Konsumtif dibentuk oleh kita yang cenderung berbelanja produk-produk yang kita inginkan bukan yang kita perlukan. Kemudahan akses dalam berbelanja dan menbanjirnya produk-produk branded menyebabkan pola hidup konsumtif semakin merajalela.


Sumber : http://www.invonesia.com/dampak-positif-dan-negatif-globalisasi-terhadap-bangsa-indonesia.html

Dampak Balapan Liar Bagi Remaja

 Remaja sekarang ini lebih menuruti ego nya daripada keselamatan dirinya, sekarang ini banyak dijumpai anak muda sekolah dari SMP sampai SMA melakukan kegiatan balapan liar sepeda motor, kegiatan ini bisa dibilang sebagai hobby oleh mereka, penuh tantangan dan sportifitas yang mereka rasakan.

 Tidak jarang dari kegiatan yang mereka lakukan ini berawal dari rasa iseng atau persaingan untuk memperoleh sesuatu hal, mengadu kecepatan motor yang dimilikinya, berubut pacar atau uang yang dipertaruhkan sebagai tujuan dari kegiatan lomba liar ini. Usia muda yang belum sampai berpikir dua kali akan sebab dan akibatnya jika terjadi pada diri mereka.
Sebelum melakukan lomba balapan liar sepeda motor, mereka terlebih dahulu mengadakan perjanjian untuk melakukan di suatu tempat, setelah itu mereka mempersiapkan dan memperbaiki kendaraannya, menambah dan memodifikasi motornya agar kiranya bisa berjalan secepat kancil atau kuda liar dalam balapan liar yang mereka lakukan.

 Balapan liar sering dilakukan di tempat atau jalan yang kira nya sepi dan bagus untuk digunakan sebagai arena balapan liar, mereka melakukan nya biasanya pulang sekolah atau tengah malam dimalam minggu, pada jam jam ini mereka berkumpul dan memulai atraksinya disepanjang jalan yang mereka anggap aman dari kejaran patroli polisi. Bahkan jika terdapat patroli polisi mereka semakin tertantang untuk mencari dan berpindah untuk mencari tempat lainnya untuk dijadikan arena perlombaan balapan liar.
Balapan liar ini sesungguhnya sangat beresiko jika dilakukan di tempat umum bukan ditempat atau sarana balapan yang telah di sediakan. Tidak jarang nyawa menjadi taruhannya, bahkan masa depan menjadi taruhannya, karena dari aktifitas balapan liar ini kebanyakan terjadi kecelakaan yang berujung pada terkurasnya uang keluarga untuk pengobatan, serta kematian atau cacat fisik, entah itu gegar otak, patah tulang hingga amputasi anggota tubuh.

 Wah wah wah…. Terus kenapa ya, balapan liar disana-sini masih terjadi? Ya mungkin mereka semua melakukannya hanya mengedepankan ego atau darah muda yang selalu ingin mendapatkan sanjungan dan penghargaan dari teman pergaulannya. Jika mereka ingin melakukan balapan liar yang aman dan dapat memberi prestasi bagi dirinya, mereka bisa mengikuti even lomba resmi, dengan begitu kita bisa lebih berprestasi bahkan bisa menunjang masa depan dan bangsa dimata dunia internasional. Rasa bangga menjadi atlit berprestasi di bidang balap motor menjadi kekayaan yang tiada ternilai.

 Peranan orang tua sangat diperlukan agar anaknya tidak mengikuti balapan liar adalah dengan mengarahkan si anak agar bisa lebih menghormati dan menghargai dirinya sendiri, menggunakan fasilitas umum seperti halnya jalan sebaik mungkin, pengendalian akan diri si anak lebih penting, jika memang si anak memiliki bakat dalam adu balap inilah saatnya orang tua bisa memberi arahan dan mengikutsertakan pada kegiatan lomba balapan yang resmi dengan mengikuti klub balap sepeda motor dekat tempat anda tinggal.
Semoga dengan tulisan saya ini bisa dijadikan bahan pertimbangan bagi anda atau anak anda mengenai dampak buruk kenakalan remaja “balapan liar” yang dilakukan oleh generasi muda di perkotaan yang sarat dengan segala hal yang baru dan mempengaruhi tumbuh kembang anak anda untuk masa depan nya. Inti dari posting saya kali ini adalah kita bisa menempatkan bakat kita pada tempat yang telah disediakan dan tidak menganggu kepentingan bersama atau orang lain.

Sumber :  wordpress.com

Pengaruh Globalisasi Terhadap Bangsa Dan Negara

 Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara
Dalam banyak hal, globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Pengertian

 Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Di sisi lain, ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa, sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini, globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Sebab, globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia, bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985.
Jan Aart Scholte melihat bahwa ada beberapa definisi yang dimaksudkan orang dengan globalisasi:

  • Internasionalisasi: Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain.
  • Liberalisasi: Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara, misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
  • Universalisasi: Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi pengalaman seluruh dunia.
  • Westernisasi: Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
  • Hubungan transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.
Ciri-ciri globalisasi

Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.



  • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
  • Pasar dan produksi ekonimi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).

  • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film, musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan makanan.

  • Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasiregional dan lain-lain. Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat.
  • Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.

  • Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
  • Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).

  • Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.

  • Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.
Teori globalisasi

Sejarah globalisasi
 Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antar bangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antar negeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Saat itu, para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi.
Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang, Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa. Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia.
Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antar bangsa dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia.
Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Di Indinesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat, Unilever dari Belanda, British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.
Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur.

Sumber : Wikipedia Indonesia


Diagonal Select - Hello Kitty 2